Baik
-
Program Studi Manajemen Pendidikan Islam mmerupakan salah Program studi yang di bawah naungan Fakultas Tarbiyah Universitas Islam Zainul Hasan Genggong Probolinggo. PS MPI berdiri di tahun 2016 setelah ijin operasional prodi turun di tahun 2015. PS ini berfokus pada pengkajian, pengembangan, dan penerapan ilmu manajemen dalam konteks pendidikan Islam. Program studi ini dirancang untuk mencetak tenaga profesional yang mampu mengelola lembaga pendidikan Islam secara efektif, efisien, dan berdaya saing, serta berlandaskan nilai-nilai keislaman.
Kurikulum Program Studi MPI memadukan antara teori manajemen modern dan prinsip-prinsip kepemimpinan Islami, dengan menekankan pada kemampuan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan, dan evaluasi dalam lembaga pendidikan. Mahasiswa dibekali dengan kompetensi akademik dan praktis dalam bidang administrasi pendidikan, manajemen sumber daya manusia, manajemen kurikulum, keuangan, sarana-prasarana, hingga manajemen mutu pendidikan.
Selain itu, MPI juga menekankan pembentukan karakter kepemimpinan Islami (Islamic Leadership) berkarakter khoiru ummah yang berintegritas, inovatif, kolaboratif, dan berorientasi pada pelayanan pendidikan yang bermutu. Melalui kegiatan akademik dan praktik lapangan, lulusan MPI diharapkan mampu menjadi manajer, kepala sekolah/madrasah, pengawas, konsultan pendidikan, peneliti, serta wirausahawan pendidikan yang unggul dan berakhlak mulia.
Mahasiswa Program Studi MPI juga dibekali dengan penguasaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dengan harapan mampu mengelola lembaga pendidikan secara modern, efektif, dan adaptif terhadap perkembangan era digital. Penguasaan TIK ini tidak hanya difokuskan pada kemampuan teknis penggunaan perangkat lunak manajemen pendidikan, tetapi juga pada pemanfaatan teknologi dalam perencanaan, pengawasan, evaluasi, dan inovasi pembelajaran.
Dengan bekal tersebut, lulusan diharapkan mampu: 1), Mengintegrasikan teknologi dalam sistem administrasi dan manajemen sekolah/madrasah. 2), Meningkatkan efisiensi dan transparansi tata kelola lembaga pendidikan. 3), Mengembangkan model manajemen berbasis data (data-driven management). 4), Beradaptasi dengan transformasi digital dalam dunia pendidikan.